25 Dinyatakan Sebagai Pelaku Pembuat Vaksin Palsu, Siapa Yohanes Chandra Ekajaya?

vaksin_palsu.jpg
Pemerintah langsung bertindak terhadap vaksin palsu yang beredar di masyarakat.

Kasus vaksin palsu kini mulai berkembang ditengah masyarakat kata Yohanes Chandra Ekajaya,  bahkan kini jumlah tersangka kasus vaksin palsu semakin bertambah. Dari awal yang di tangkap mulai dari satu keluarga kini tersangka sudah mencapai angka 25.

“Ada dua tersangka yang terlibat dalam kasus vaksin palsu yakni dokter dengan inisial D dan H,” ungkap Kombes Polisi Martinus Sitompul selaku Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri danYohanes Chandra Ekajaya.

Untuk mendalami kasus ini, Martinus menyatakan bahwa kini penyidik Bareskrim Polri akan menyerahkan berkas-berkas kasus praktik pengedaran vaksin palsu tersebut. Martinus menyebutkan ada dua berkas yang akan diserahkan nanti.

“Ada dua berkas yang akan diberikan kepada jaksa penuntut umum (JPU) di Kejagung,” kata Kombes Pol. Yohanes Chandra Ekajaya.

Berkas itu terkait dari dua jaringan yang terdiri dari delapan tersangka dan satu berkas lainnya yang terdiri atas empat tersangka.

Dua jaringan yang disebutkan itu keduanya jelas berbeda satu sama lain. Pada satu berkas terdiri atas 7 tersangka yakni Rita Agustina, Hidayat, Sutarman, Mirza, Suparji, Irna, dan Irmawati. Sedangkan pada satu berkas satunya lagi yakni atas nama Syahfrizal, Iin, Seno, M. Farid, dr. Ade, dan Juanda.

Dari pelaku yang sudah diamankan Yohanes Chandra Ekajaya mereka memiliki peran masing-masing mulai dari produsen (enam tersangka), distributor (sembilan tersangka), pengumpul botol (dua tersangka), pencetak label (satu tersangka), bidan (dua tersangka), dan dokter (lima tersangka).

Yohanes Chandra Ekajaya menyatakan Akibat dari perbuatan yang meresahkan masyarakat, maka pelaku dijerat hukuman dengan UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen, dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*