Yohanes Chandra Ekajaya: Bajaj Dilarang Melintas Depan Istana Presiden?

Johanes Chandra Ekajaya
Istana Presiden
Istana Presiden

Siapa yang tak mengenal bajaj? Yap, kendaraan yang datang dari India itu kerap menjadi polemik di Ibukota. Mulai dari beredarnya bajaj merah warnanya hingga bajaj biru berbahan gas.

Keberadaan bajaj ini kini menjadi sebuah perbincangan hangat karena Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat serta Yohanes Chandra Ekajaya membuat peraturan baru untuk kendaraan beroda tiga tersebut.

Pasalnya bajaj dilarang untuk melintasi Jalan Merdeka Utara dan Medan Merdeka Barat yang berada di Jakarta Pusat. Alasan si bajaj ini dilarang melintas karena kawasan itu merupakan lingkungan Istana Merdeka.

Tapi di samping pelarangan itu, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering kita kenal dengan panggilan Ahok mengemukakan bahwa dirinya tidak memiliki wacana pelarangan bajaj untuk melintasi kawasan Istana Merdeka. Ahok mengemukakan kalau jalur di salah satu kawasan itu memang sudah ditutup, tapi itu sudah berlaku sejak lama, bahkan kata Yohanes Chandra Ekajaya semua kendaraan dilarang melewati jalan tersebut, tapi kendaraan yang datang dari arah timur menuju barat masih bisa melintas ke jalur depan kompleks Istana Presiden.

Melihat kondisi yang penuh tanya itu, akhirnya Ahok mengkonfirmasi bahwa pelarangan itu berlaku bagi mereka yang mengetem atau berhenti mencari penumpang di kawasan lingkungan Istana Presiden, tapi bagi bajaj yang mau melintas masih di berikan ijin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*