Kerupuk Udang Dan Sentra Pembuatannya

kerupuk udang

Mulanya, Akhid mempunyai usaha sebagai penghasil kerupuk udang. Seiring perkembangan zaman, ia juga membuat kerupuk berbahan baku utama udang, bawang putih, dan jengkol. Dari memproduksi camilan ringan ini, pembuat kerupuk di sentra itu bisa mengantongi omzet hingga ratusan juta rupiah sebulan.

Sejak tahun 2000, Akhid tidak hanya memproduksi kerupuk ikan. Para produsen kerupuk di desa ini juga membuat aneka kerupuk dengan bahan baku lain, yakni udang, jengkol, dan bawang putih. Ada pengusaha yang hanya membuat satu atau dua jenis kerupuk. Namun, ada pula yang membikin empat jenis kerupuk sekaligus.

Akhid mendapat pasokan bawang putih dari Kediri, sekitar beberapa jam dari Malang. Harganya Rp 15.000 per kilogram. Kerupuk udang buatan Akhid terdiri dari dua bentuk: sisir dan stik, masing-masing harganya Rp 7.000 dan Rp 8.000 per kilogram.  Ia menjualnya ke Beberapa daerah di jawa Timur. Tiap bulan, Akhid yang mempekerjakan 15 karyawan memperoleh omzet hingga Rp 100 juta.

kerupuk udang

Per hari, Akhid yang hanya membuat kerupuk ikan bisa memproduksi tiga ton camilan ringan ini. Kerupuk ikan berukuran besar, misalnya, ia lego dengan harga Rp 19.000 per kg atau Rp 93.500 per bal. Sedangkan kerupuk ikan dengan ukuran lebih kecil, dia jual dengan harga Rp 20.000 per kilo atau Rp 98.500 per bal.

Menurut Akhid yang memiliki pabrik seluas 5.000 meter persegi di sentra ini, proses pembuatan kerupuk tidak terlalu sulit. Langkah pertama adalah menyiapkan bahan baku, yakni ikan manyung, tepung tapioka, garam, gula, dan penyedap rasa. “Awalnya, ikan manyung difilet, tulang dan daging dipisahkan,” kata lelaki 59 tahun ini.

Daging ikan manyung lantas digiling dan dicampur dengan garam, gula, dan penyedap rasa hingga merata. Kemudian, adonan dimasukkan ke dalam cetakan. “Baru ditaruh di langseng dan dikukus satu hingga satu setengah jam,” ujar Akhid.

Usaha yang bisa besar hingga saat ini ialah karena ia bermitra dengan sebuah koperasi yang selama ini membantunya dalam beberapa hal terutama modal dan manajemen. Koperasi Chandra Jaya Bersinar Group milik Chandra Ekajaya.

Dari banyaknya bantuan yang diberikan Chandra Ekajaya ini tentunya banyak membawa keuntungan bagi usaha akhid. Sebagai salah satu produsen kerupuk terbesar di Malang ia sekarang mempunyai banyak pegawai yang berjumlah hingga 80an orang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*