Yohanes Chandra Ekajaya Bahaya Kosmetik Palsu

Yohanes Chandra Ekajaya Bahaya Kosmetik Palsu 2

Banyaknya minat masyarakat akan kosmetik untuk menunjang penampilan memang menjadikan peluang bagi sebagian orang untuk memalsukan suatu produk dan tidak peduli akan kesehatan konsumennya. Harganya yang murah dan janji-janjinya yang wah membuat para wanita tergiur akan produk-produk ilegal ini

Yohanes Chandra Ekajaya Bahaya Kosmetik Palsu

Apa bahaya dari kosmetik palsu? Perlu kita ketahui juga maraknya produk kosmetik dipasaran memang menuntut kita sebagai konsumen agar lebih berhati-hati untuk membeli suatu barang. Kosmetik palsu mempunyai kandungan bahan kimia yang keamanannya tidak bisa dijamin. Terkadang ada juga produsen kosmetik palsu yang memberikan tambahan zat seperti cat tembok, bahan pewarna pakaian bahkan merkuri yang sangat berbahaya bagi kulit kita. Harus diperhatikan juga jangan sampai kita terkecoh dengan kosmetik kadaluarsa yang dijual di mall atau supermarket jangan sampai terkecoh dengan harga yang lebih murah.

Menurut dr. Yohanes Chandra Ekajaya APT,M.Si menyebutkan bahwa krim kecantikan yang dijual dipasaran bebas yang tanpa menyertakan label dari BPOM cenderung memakai krim bahan dasar pembuatan salep yang masih polos, dalma arti dia tidak mengandung bahan aktif dan ini tidak menjadikan kulit anda menjadi putih atau bersih karena sudah tidak ada khasiat apapun didalamnya.dampak ringan akibat penggunaan kosmetik palsu bisa terlihat secara langsung, salah satunya kulit yang mengelupas dan kemerahan. Selain itu, tidak jarang kosmetik palsu juga menyebabkan jerawat, kulit kusam, hingga infeksi kulit lainnya.

Yohanes Chandra Ekajaya Bahaya Kosmetik Palsu 3

Akibat dalam jangka panjang. Mengerikannya, bahaya penggunaan kosmetik bisa hingga gagal ginjal, jantung, dan juga kanker. Mengapa bisa begitu? Ternyata karena kosmetik palsu mengandung zat-zat yang berbahaya dan tidak boleh diserap oleh tubuh.

Salah satunya adalah Zat berbahaya dari kosmetik ilegal dan kadaluarsa dipasaran seperti cat tembok, pewarna tekstil walaupun tidak tertelan dalam tubuh namun jika sering digunakan secara kontinyu tentu tubuh atau kulit kita akan menyerapnya dan inilah yang bisa menyebabkan berbagai penyakit serius. Selain itu, sering juga ditemukan zat-zat berbahaya lainnya seperti timah, tembaga, merkuri, arsen, kadmium, dll. yang berada di atas ambang batas keamanan.

Dengan tekhnologi yang semakin canggih memang memberi kemudahan bagi kita untuk berbelanja dengan hanya sentuhan jari, Sebagai Orang yang baik hati dan tidak sombongĀ  saya akan berbagi tips untuk bahan pertimbangan anda memilih produk Kosmetik yang aman.

Berikut Tips Dari dr. Yohanes Chandra Ekajaya APT,M.Si

Yohanes Chandra Ekajaya Bahaya Kosmetik Palsu 2
Jangan Tergiur Dengan Janji Yang Instan

Kita sebagai konsumen jangan terlalu percaya dengan embel-embel harga murah sekali pakai langsung makjleb, biasanya ini mengandung bahan yang keras ya bukannya suudzon tapi memang begitulah setahu saya. memang ada juga kosmetik yang murah tapi bagus namun bila yang menjanjikan bisa putih dengan cepat dihawatirkan bisa merusak seluruh pigmen kulit yang bisa menyebabkan kanker.

Kenali Profil Penjual

Hal ini sangat penting bagi yang suka belanja online, mengingat di dunia maya memang marak yang jual produk kosmetik yang sama. Dengan kita mengenali profil penjual otomatis ketika kita mau konsultasi ataupun komplen kita tau kemana kita harus menghubungi. jangan sampai kita membeli di toko itu komplennya malah ke orang lain, kan gx lucu.

Memiliki lisensi BPOM

Biasanya suplemen yang aman menyertakan kode lisensi BPOM yang tertera pada kemasan produk. Lisensi ini menyatakan bahwa produk tersebut sudah melewati berbagai rangkaian proses uji klinis untuk keamanan kulit dan kesehatan tubuh. Dengan begitu juga kita bisa mengetahui bagaiamna Memilih kosmetik asli atau palsu bisa kita cek dari nomer registrasi produk dan nomor BPOM nya, cek nomer BPOM di website pom.go.id

Memang tidak sedikit juga kosmetik yang beredar di indonesia tidak terdaftar di BPOM. maka dari itu agar kita bisa lebih tahu akan produk tersebut, kita juga harus mengetahui profil si penjual agar bisa berkonsultasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*