Yohanes Chandra Ekajaya dan Kesuksesan Dimsum di Indonesia

Yohanes Chandra Ekajaya dan Bisnis Kuliner Pereanakan China 3

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses yang dikenal melalui berbagai bisnisnya yang fokus pada bidang kuliner yaitu dimsum. Dengan label bernama CiMay, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil memasok dimsum ke berbagai institusi penting seperti hotel, rumah sakit, hingga beberapa penginapan yang menyajikan menu tersebut. Yohanes Chandra Ekajaya pun juga mengaku bahwa tak hanya dimsum yang ditawarkan olehnya, berbagai makanan seperti siomay, pao, bebek panggang, dan berbagai ayam olahan pun juga menjadi produk utama dari usaha yang dirintisnya sejak tahun 2007.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Bisnis Kuliner Pereanakan China 2

Setiap bulannya, Yohanes Chandra Ekajaya menghabiskan sekitar 1000 hingga 1200 ekor ayam dan 400 ekor bebek. Omzet hingga ratusan bahkan miliaran rupiah menjadi penghasilan setiap bulannya dalam menggeluti bisnis tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Bisnis Kuliner Pereanakan China

Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur pada dua Sembilan tahun silam ini mulai menggelindingkan Ci May ketika seorang sahabat dekatnya memberikan tawaran kepadanya untuk membuka lapak di sebuah acara bazaar yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan event organizer. Yohanes Chandra Ekajaya memang piawai dalam membuat beragam menu olahan yang memiliki cita rasa khas dan cocok bagi lidah konsumen Indonesia.

Yohanes Chandra Ekajaya dan Bisnis Kuliner Pereanakan China 3

Mendapatkan respon positif dari para pecinta kuliner, Yohanes Chandra Ekajaya pun akhirnya menciptakan sebuah kedai yang memberikan tawaran kepada para konsumen mengenai makanan khas China tersebut. Ci May menambahkan bahwa dalam membuat produk olahannya, Yohanes Chandra Ekajaya sangat memperhatikan kebersihan termasuk dapur restonya. Cita rasa yang pas dan harga yang sesuai dengan kantong konsumen, Yohanes Chandra Ekajaya justru menjadi tawaran kepada para konsumen. Melihat kesuksesan tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya kemudian melakukan ekspansi dengan membuka tiga resto sekaligus di pertengahan tahun 2016. Belum genap setahun, resto barunya tersebut sudah diserbu oleh para konsumen. Dengan banyaknya resto yang dimiliki Yohanes Chandra Ekajaya, ia justru terobsesi untuk mengenalkan makanan khas Tiongkok kepada para konsumen di tanah air. Kesuksesan tersebut didapatkannya karena harga dari makanan yang ditawarkannya memiliki nilai yang relative murah.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*