Yohanes Chandra Ekajaya Mendapat Petunjuk

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko mendapatkan pencerahan

pengusaha yohanes chandra ekajaya meditasi

Ki Sambarlangit hanya tersenyum saat Yohanes Chandra Ekajaya selesai menceritakan perjalanan dan kisah hidupnya dalam mencari jawaban. Bahkan sang guru pun dapat bercanda dan mengatakan ia seperti padi. Bukan padi yang nantinya akan menjadi beras, kemudian dinanak menjadi nasi yang akhirnya dimakan. Tetapi beliau mengatakan bahwa si siswa seperti band padi yang menanti sebuah jawaban.

Mengenai perubahan zaman, ini sudah ditentukan dan diberitahukan oleh para leluhur melalui sajak. Ki Sambarlangit melantunkan beberapa bait sajak yang diciptakan oleh Maha Prabu Jayabaya. Yohanes Chandra Ekajaya pun mendengarkan dengan seksama. Kemudian sang guru pun melanjutkan dengan sajak dari Ranggawarsita.

Meskipun Yohanes Chandra Ekajaya sudah akrab dengan kedua sajak tersebut, tetapi ia masih belum memperoleh pencerahan akan rasa penasaran dan rasa ingin tahunya. Ia pun memohon kepada gurunya supaya sudi dan mau memberikan pengetahuan, ilmu, dan wejangan terkait fenomena adanya konvergensi harmonik dan abad suci bagi beberapa kalangan agan di dunia.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko mendapatkan pencerahan

Ki Sambarlangit pun kembali tersenyum. Ia hanya terdiam dan tersenyum. Hal ini tentu saja membuat muridnya sangat sebal dan kesal. Maka kemudian Yohanes Chandra Ekajaya pun menghaturkan sembah sungkem dan sujud di depan beliau. Ini adalah wujud bakti siswa kepada guru, dan ini merupakan tanda kesungguhan si siswa dalam mencari imu dan pengetahuan.

Yohanes Chandra Ekajaya akhirnya disuruh berdiri oleh sang guru. Ki Sambarlangit mengatakan bahwa ia hendak memberitahukan kepada dirinya siapakah sang makhluk paling senior di alam semesta. Konsep akan adanya makhluk paling senior ini harus disepakati dulu, karena bila tidak sepaham dan seirama maka sudah pasti akan dianggap sesat.

Anggukannya mantap. Artinya lelaki asal Wonosobo ini sudah siap mendamaikan segala masa lalunya terhadap kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Ki Sambarlangit mengatakan bahwa kunci dari semuanya ini ada di pertunjukkan wayang. Dalam pagelaran wayang, sering disebutkan bahwa makhluk yang lebih tua daripada eyang semar, dan bathara guru atau syiwa adalah Togog atau lebih dikenal dengan nama Bathara Antiga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*